IKAUNPASBANDUNG. Powered by Blogger.
Tag:

Yudi Garnida alumni Teknik Unpas

Dr. Ir. Yudhi Garnida M.P.

Mengukir sejarah hidup yang terlahir menjadi mahasiswa Unpas selama kurang lebih 6 tahun, tepatnya ditahun 1986 s.d tahun 1992 merupakan prestasi yang baik di-era tersebut. Inilah pengalaman berharga yang menjadi awal perjuangan Dekan Fakultas Teknik Unpas, Dr. Ir. Yudhi Garnida M.P. Pengalaman selama 6 tahun lamanya menjadi mahasiswa bukanlah atas dasar ketidakmampuan dalam meraih gelar akademik dikarenakan ditahun 90an, waktu yang ditempuh hingga lulus kuliah selama 6 tahun lamanya tergolong waktu yang cepat, bahkan mahasiswa lain di fakultas Teknik pada lingkungan Universitas Pasundan harus menempuh waktu kuliah kurang lebih 10 tahun hingga 12 tahun lamanya.

Dekan Fakultas Teknik Unpas yang menjadi lulusan pada jurusan Teknologi Pangan, hanya membutuhkan waktu satu minggu setelah dinyatakan lulus kemudian beliau diterima menjadi karyawan di PT. Waru Ajat, yang merupakan salahsatu perusahaan pengolahaan susu yang berada di Lembang Kabupaten Bandung Barat. Disanalah Dekan Teknik Unpas dipekerjakan oleh perusahaannya menjadi Asisten Manajer Produksi selama 1 tahun lamanya. 

Pengalamannya didunia kerja tidak bisa berhenti di satu tempat, setelah itu dirinya berpindah ke perusahan lain PT. Nestle untuk menduduki jabatan sebagai Marketing Gold Promotor yang bertugas dalam memperkenalkan produk PT.Nestle untuk makanan bayi, selama 2 tahun lamanya.  Namun, dibalik kesuksesannya tak henti-hentinya orangtua dalam memberikan nasehat dan do’anya. Atas kehendak orangtua yang menginginkan untuk melanjutkan studi, akhirnya harus berhenti bekerja di PT. Nestle dan melanjutkan studi Pasca Sarjana di Universitas Padjadjaran mengambil jurusan Teknologi Pasca Panen.

Setelah menyelesaikan studinya di Universitas Padjadjaran dorongan moril dan rasa pengabdiannya kepada almamater terdorong untuk kembali menorehkan sejarahnya di Unpas, sehingga beliau diterima menjadi Dosen sekaligus konsultan makanan khususnya dalam memberikan pelatihan-pelatihan terkait teknologi pangan. Pengalamannya diluar kampus, memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu di jurusan Teknologi pangan, dikarenakan jabatan yang menjadi tanggung jawabnya sebagai koordinator pengabdian pada masyarakat. Setelah menyelesaikan jabatan itu, kemudian dipercayai sebagai Ketua pusat pengkajian teknologi dan mesin pangan di jurusan Teknologi Pangan Unpas.
Pasca itu, beliau diberikan tanggung jawab menjadi Sekertaris Prodi dan selanjutnya menjadi Kajur Teknologi pangan. Namun, ada keunikan dalam meraih karier stukturalnya dilingkungan Teknik Unpas, biasanya Dekan terpilih berasal dari Wakil Dekan namun pihaknya berasal dari Ketua Prodi dan atas kehendak Alloh swt, akhirnya terpilih menjadi Dekan Teknik periode tahun 2011 s.d 2015 dan kembali terpilih di tahun 2015 s.d 2015.
Meraih jabatan stuktural ini tidak terlepas dari pengalamannya selama menjadi mahasiswa di Universitas Pasudan. Pada masa mahasiswa kehidupan organisasi pahit manis dilaluinya, dimasa aktif menjadi pengurus DKM selama 5 tahun lamanya, Senat Mahasiswa Teknik dan pernah menjabat sebagai Sekretaris DPM pusat bahkan Sekretaris Himpunan Teknologi Pangan dan diakhir kegiatan organisasinya menjadi mahasiswa aktif sebagai Sekretaris Agro Industri Indonesia wilayah Jawa Barat.

Pesan untuk alumni
Sebagai alumni, pimpinan fakultas dan pernah menjabat sebagai ketua prodi, hal yang menjadi persoalan lulusan teknik unpas adalah kurangnya rasa percaya diri, itulah yang membuat lulusan teknik unpas tidak dapat menunjukan skill dan kemampuannya.
Maka dari itu tunjukanlah rasa percaya diri dari lulusan teknik Unpas sehingga dapat bersaing dengan lulusan Teknik lainnya, lulusan Unpas dibekali oleh kualitas dan skill. Tingkatkanlah kemampuan berbahasa terutama bahasa asing sehingga akan dapat memunculkan rasa percaya diri yang lebih pada tiap diri alumni teknik Unpas.
Salah satu lulusan terbaik unpas yang kini menjadi Ketua Ikatan Alumni Teknik Unpas Prof. Dr. Kusmara menjabat sebagai staff ahli Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, kita harus dapat mencontoh beliau bahkan mungkin bisa melebihi beliau.

Kontribusi alumni-alumni
Perkembangan industri semakin cepat dan teknologinya semakin canggih sehingga banyak peralatan-peralatan baru yang belum ada di fakultas teknik unpas ini, tetapi secara konsep dan metode pengajaran kita menggunakan konsep alat terbaru.
Bagi para alumni yang sudah bekerja di luar sana dan sukses dapat memberikan kontribusi kepada universitas pasundan dengan cara memberikan keilmuannya kepada mahasiswa atau dapat memberikan perangkat keras sehingga dapat menunjang peningkatan kualitas pengajaran yang ada di fakultas teknik Unpas
Alumni dapat juga membuat sebuah jejaring, ibaratkan mafia yang memiliki jejaring kuat dari atas hingga bawah, di harapkan alumni pun dapat membuat jejaring tersebut sehingga dapat menjadi wadah bagi para alumni untuk dapat membangun unpas lebih baik lagi.
Khusus untuk kampus sendiri harus dapat membuat suasana kampus yang nyaman dan humanis sehingga banyak alumninya yang merasa kampus unpas menjadi rumah kedua dan membuat alumninya punya keinginan untuk dapat mengembangkan kampus unpas bersama civitas akademika Unpas.

Pesan untuk wisudawan
Persaingan dalam bekerja semakin ketat tercatat ada 6,2 juta mahasiswa yang ada di indonesia, anda harus berjuang dengan keras dan memiliki motivasi tinggi dalam bekerja karena itu kunci yang menentukan kesuksesan anda sebagai wisudawan.
sebagai wisudawan unpas, selain memiliki kemampun akademik kalian juga harus memiliki kemampuan rohani, karena unpas sendiri mengajarkan nilai keislaman dan kesundaan itulah hal yang di butuhkan bagi kalian para wisudawan dalam menempuh dunia pekerjaan. (Den
Silahkan untuk Memberi komentar

About Unknown

Hallo, Nama Saya Deden Firman Fauzi. saya pengelola website ini,semoga informasi di website ini berguna dan apabila memiliki kritikan dan saran silahkan email ke dedenfirmansoemantri@gmail.com dan WA/LINE 082118778437.

0 komentar:

Post a Comment