IKAUNPASBANDUNG. Powered by Blogger.
Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Beasiswa Alumni untuk Mahasiswa Unpas

Bandung, IKA Unpas-- Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Pasundan (IKA Unpas) memberikan beasiswa kepada sejumlah mahasiswa. Beasiswa ini diberikan bertepatan dengan Dies Natalies Unpas yang di gelar di Aula Mandala Saba R. Otto Iskandar Dinata, Kampus IV, Jl. Dr. Setiabudhi 193, Bandung, pada November 2015. Insiatif baru ini diharapkan mampu memberikan sumbangsi bagi peningkatan pendidikan sekaligus memberikan motivasi agar mahasiswa dapat terus berkarya.
Ketua Umum IKA Unpas, Subur Dwiono menjelaskan Beasiswa Alumni ini diberikan sebagai bentuk kepedulian alumni untuk membantu para mahasiswa yang memiliki kesulitan dalam membayar dana pendidikan. Selain kriteria itu, beasiswa ini pun diberikan kepada mahasiswa yang memiliki Indeks Prestasi Akademik (IPK) tinggi dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa Unpas.
Dalam pemberian beasiswa tersebut, alumni memberikan beasiswa ke 18 mahasiswa yang berasal berbagai program studi. 15 mahasiswa mendapatkan beasiswa karena IPK mereka dan 3 mahasiswa mendapat beasiswa karea ketidakmampuan secara ekonomi.
Salah satu penerima beasiswa menjelaskan bahwa ia senang dengan adanya beasiswa alumni ini. Menurutnya, beasiswa ini sangat membantu sekali dan baiknya diberikan lagi.
Subur menjelaskan tidak tertutup kemungkinan beasiswa alumni ini akan direalisasikan kembali di masa depan. Hal itu pun diupayakan dengan sekarang IKA Unpas sedang mengolah program beasiswa yang dananya berasal dari alumni, baik yang mengabdi di Unpas atau di luar Unpas. Nantinya permintaan dana beasiswa tersebut dilakukan atas nama pribadi dengan didasari status mereka sebagai alumni.
Menanggapi beasiswa yang sudah diberikan, ia mengucapkan terima kasih kepada para alumni yang telah menyumbang sehingga bisa terlaksananya program beasiswa ini di Desember 2015. Ia berdoa agar kebaikan para alumni dibalas Allah Swt., Tuhan yang Maha Esa.

dedenfirmansoemantri@gmail.com Silahkan untuk Memberi komentar
Published: By: Forumkomunikasifhunpas - Sunday, November 20, 2016

Unpas Terus Promosikan Diri

Tahun ajar baru tinggal beberapa bulan lagi. Menanggapi hal tersebut, Unpas, melalui Deden Ramdan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, mengutarakan berbagai upaya yang sudah dilakukan. Salah satu yang dilakukan adalah mempromosikan kembali Unpas ke masyarakat.
“Promosi Unpas dilakukan dengan cara langsung dan tidak langsung”, ujar Deden yang ditemui di kantornya.
Ia menjelaskan bahwa cara langsung ditempuh dengan melakukan kunjungan langsung ke masyarakat. Cara ini sudah dilakukan Unpas lewat sejumlah kegiatan seperti penanaman mangrove dan sosialisasi bahaya Narkoba kepada siswa di Pangandaran. Sementara itu, cara tidak langsung ditempuh dengan memasang iklan di area-area publik, media massa, dan media sosial. Promosi-promisi tersebut tidak hanya dilakukan oleh Unpas, tetapi juga oleh para alumni.
Selanjutnya menurut Deden, standar promosi yang dipegang Unpas adalah “memperkenalkan, menginformasikan, dan menyampaikan”. Jadi, baik cara langsung atau tidak langsung harus memiliki tiga kata kerja tersebut. Sementara itu, ketika ditanya tentang luaran yang diharapkan dari promosi-promosi tersebut, ia menyatakan bahwa harus ada tiga hal yang dihasilkan yang nantinya juga bisa jadi bahan evaluasi.
“Pertama, bagaimana pesan disampaikan, kedua, bagaimana masyarakat terpersuasi, dan ketiga bagaimana masyarakat tertarik berkuliah di Unpas,” paparnya menjelaskan tentang luaran kegiatan promosi Unpas.
Dalam promosi tersebut, menurutnya ada sejumlah hal yang patut disampaikan. Hal-hal tersebut seperti kegiatan belajar-mengajar di Unpas, realisasi Tridarma Perguruan Tinggi di Unpas, kegiatan nonakademik di Unpas, dan prestasi Unpas. Untuk contoh kegiatan nonakademik, bisa dipaparkan bahwa Unpas memiliki 10 lembaga kemahasiwaan, 8 UKM, 30 Himpunan, 6 fakultas, dan I BEM universitas.
Dengan promosi yang gencar, tepat, dan baik, Deden berharap peminat Unpas bisa meningkat di tahun ajar 2016—2017. Menurutnya, pada dasarnya peminat Unpas selalu meningkat tiap tahun. Sebagai contohnya, di tahun ajar kemarin ada 5.000 orang pendafar. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya.

dedenfirmansoemantri@gmail.com Silahkan untuk Memberi komentar
Published: By: Forumkomunikasifhunpas - Sunday, November 20, 2016

Wakil Rektor 1: Akreditasi Unpas Tinggal Menunggu Waktu


Akreditasi institusi telah menjadi keharusan bagi setiap institusi perguruan tinggi (IPT). Itulah yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012. Menanggapi hal tersebut, Unpas pun terus bergerak untuk merampungkan sejumlah persyaratan akreditasi agar hasilnya bisa sesuai harapan. Ditanya perihal akreditasi ini, Jaja Suteja, Wakil Rektor Bidang Akademik Unpas, menyebut bahwa akreditasi institusi ini adalah tuntutan dari pemerintah.
Ia pun menjelaskan bahwa akreditasi terdapat dua, yaitu akreditasi program studi dan institusi. “Selama ini akreditasi ada 2. Yang pertama akreditasi program studi dan yang kedua akreditasi institusi,” papar Jaja di kantornya.
Akreditasi institusi akan dinilai oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan untuk akreditasi program studi akan dinilai oleh lembaga akreditasi mandiri. Kedua-duanya berasal dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Khusus untuk akreditasi yang menggunakan lembaga akreditasi mandiri, itu dilakukan agar ada transparansi ke publik.
Untuk akreditasi program studi, menurut Jaja, Unpas sudah sangat memadai. Unpas adalah universitas swasta yang memiliki akreditasi terbanyak di Kopertis IV. Tercatat 11 program studi berakreditasi A dan 2 sedang dalam reakreditasi (pengajuan ulang) di Unpas.
Kemudin, disinggung kembali masalah akreditasi institusi, Jaja menyebut sebetulnya masih banyak institusi perguruan tinggi (IPT) swasta yang belum terakreditasi. Hanya baru 632 yang terakreditasi dari 4.300 IPT swasta. Hasilnya pun bisa dikatakan belum begitu baik.
“Baru 24 yang terakreditasi A. 199 terakreditasi B, dan 409 terakreditasi C. Yang mendapat akreditasi A 5 dari swasta, dan 16 dari perguruan tinggi negeri, dan sisanya dari perguruan tinggi agama negeri (PTAN),” ungkap jaja menjelaskan realita akreditasi IPT di Indonesia.
Lebih Lama untuk Hasil yang Lebih Baik
Jaja mendengar bahwa banyak masyarakat yang berpendapat Unpas lambat dalam mengurus akreditasi IPT. Istilah lambat ini dipahami tidak melakukan apa-apa atau Unpas tidak memiliki kompetensi untuk diakreditasi. Menurutnya, itu adalah kesalahpahaman. Kenyataannya, Unpas sudah menyiapkan dan sedang menunggu proses selanjutnya.
“Kita sudah bekerja keras. Kita sudah mempersiapkan segala sesuatu (untuk akreditasi),” paparnya.
Bahkan, sebelum UU Nomor 12 Tahun 2012 wajib diimplementasikan di tahun 2016, di masa kepemimpinan Didi, Rektor Unpas sebelumnya, Unpas mengajukan diri sebagai volunteer (sukarelawan) dalam masalah akreditasi IPT. “Unpas pernah jadi volunteer (akreditasi IPT). Itu ketika rektornya Pak Didi,” ujarnya menjelaskan.
Jaja pun berharap masyarakat bisa lebih bersabar menunggu akreditasi Unpas mengingat proses selanjutnya, yaitu visitasi adalah kewenangan dari BAN PT. Dengan demikian, Unpas hanya bisa menunggu.
Kemudian, bicara harapan tentang hasil akreditasi, ia berharap bisa mendapat A. Itu mengingat Unpas sudah menyiapkan akreditasi ini secara serius dan lama. Jadi, persiapan yang lebih lama untuk hasil yang lebih baik.
Bila saja mendapat A, itu akan sangat istimewa mengingat belum ada IPT swasta yang mendapat A di Jawa Barat. Jaja bertutur, “yang A ini yang (membuat) kita tertantang karena dari 483 perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dan Banten, belum ada satu pun yang terakreditasi A.”
Hal itu pun tidak mustahil karena Unpas sudah mempersiapkan akreditasi ini secara serius dan matang. “Kan kita punya strategi (sehingga) mudah-mudahan kita memperoleh hasil A. Dengan catatan bahwa persiapan yang cukup matang sudah kita siapkan,” ujarnya.
***

dedenfirmansoemantri@gmail.com Silahkan untuk Memberi komentar
Published: By: Forumkomunikasifhunpas - Sunday, November 20, 2016

Akreditasi Unpas Siap Ditingkatkan

Dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, disebutkan bahwa tiap universitas harus terakreditasi BAN PT. Jadi, akreditas tidak hanya berlaku untuk jurusan atau program studi, tetapi juga untuk universitas. Menanggapi hal tersebut, Edy Jusuf, Rektor Unpas menyebut bahwa Unpas sudah terakreditasi dan untuk selanjutnya siap untuk meningkatkan akreditasi tersebut. Namun, ia menampik anggapan yang menyebut bahwa Unpas lambat dalam mengurus peningkatan akreditasi universitas.
“Jadi dulu-dulu kita mengerjakan akreditasi itu karena tidak ada perintah undang-undang, tapi (sekarang ada) setelah diundangkan UU No.12 tahun 2012,” paparnya menampik anggapan tersebut.
Akan tetapi, menurutnya tuntutan dari pemerintah pun baru di tahun 2016. “Tapi treat (tindakan) itu di tahun 2016 ini. Oleh karena itu, di tahun 2014/15, kita bentuk tim  pekerja untuk menangani secara serius ketujuh standar IPT (Institusi Perguruan Tinggi).” 
Edy pun menyebut sudah ada tim yang dibentuk dan bekerja selama delapan bulan. Tim ini ditugasi mempersiapkan tuntutan undang-undang tentang akreditasi IPT. Tim ini beranggotakan orang-orang muda yang berdedikasi yang diambil dari tiap fakultas. Pada akhir November 2015 pun mereka berhasil membuat proposal instrumen pengisian borang yang sudah diajukan ke BAN PT. Sekarang Unpas tinggal menunggu asesor IPT melakukan penilaian langsung ke Unpas.
Tidak hanya sudah membentuk tim yang telah bekerja selama delapan bulan ini dalam upaya mempersiapkan akreditasi IPT, unpas selama rentang tahun 2012 hingga 2015 di bawah kepemimpinan Edy Jusuf telah mendapatkan Kepercayaan dan prestasi yang salah satu diantaranya :
  1. PTS mendapatkan Kepercayaan dari 22 Negara Sahabat yang warganya mengikuti studi di Unpas yang berasal Polandia, Turki,Lithuania,Thailand,Jepang,Korsel, Australia,Hungaria,Afsel, Singapura, Malaysia,Somalia, Vietnam, Laos, Tajikistan, Krigistan, Azerbaizan, China, Filipina, Papua Nugini, Ukraina,Timor Leste.
  2. Mendapat kepercayaan dari Kemendikbud RI sebagai Mitra Lembaga penyelenggaraan program sertifikasi.
  3. Mendapat penghargaan dari menhukham RI, Kampus unpas sebagai kampus berbasis HAKI.
  4. Mendapat penghargaan dari menhukham RI, Fakultas Hukum sebagai pemberi klinik hukum sekolah menengah umum 2013.
  5. Mendapat kepercayaan dari ESCAP (Economic Sosial Commisioner Asia Fasifik) pada teknik lingkungan unpas.
  6. Rektor Unpas terpilih sebagai anggota Commissiomer Commiter EEO BULT (Equal Education Oppurtunities By U-Learning Technology) di Gyeongjug Korea Selatan.
  7. Rektor Unpas Terpilih Sebgai Ketua APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer) Wilayah Jawa Barat.
  8. Unpas dipercaya sebagai Pusat Studi Asean oleh Kementrian Luar Negeri RI.

Dengan demikian, dalam upaya untuk meningkatkan akreditasi istitusi, unpas telah mempersiapkannya dengan matang itu terlihat dari pembentukan tim yang di khususkan untuk menyelesaikan  IPT Istitusi dan prosesnya hanya tinggal di akhir bulan april.

dedenfirmansoemantri@gmail.com Silahkan untuk Memberi komentar
Published: By: Forumkomunikasifhunpas - Sunday, November 20, 2016

"Saelmu Sasarengan Sauyunan Salawasna" Reuni Perak Angkatan 90 Teknik Manajemen Industri Unpas


Bandung, IKA Unpas- Dalam rangka menjalin silaturahmi antaralumni, angkatan 90 Teknik Manajemen Industri (TMI) atau saat ini Teknik Industri Unpas menyelenggarakan reuni pada hari Sabtu (09/01/2016), yang bertempat di Aula kampus Unpas Setiabudi. Reuni kali ini terasa berbeda karena bertepatan dengan usia angkatan yg ke 25 atau biasa disebut “reuni perak”.
Selain dihadiri para alumni TMI 90, acara tersebut dihadiri pula perwakilan Dekanat Teknik, beberapa dosen yang dulu mengajar di TMI angkatan 90, dan Ketua Umum IKA UNPAS.
Bayu Subekti sebagai Ketua Panitia sekaligus Ketua Angkatan TMI 90 menjelaskan, dipilihnya tema “Saelmu Sasarengan Sauyunan Salawasna”, selain karena faktor tempat kuliah mereka di Pasundan, didasari pula harapan mereka yang ingin kebersamaan antaralumni 90 tetap terjaga selamanya.
Dalam acara tersebut, banyak sekali kegiatan yang dilakukan, seperti sesi foto, kuliner, dan games. Tak ketinggalan untuk mengenang masa-masa kuliah dulu, ditampilkan foto-foto tempo dulu saat di Unpas. Selain kegiatan-kegitan tersebut, di awal acara, diberikan 2 buah meja multifungsi untuk Jurusan TMI, yang secara simbolis diberikan kepada Ketua Jurusan TMI. Pemberian meja tersebut adalah salah satu ungkapan terima kasih dari alumni 90 ke almamatenya yang telah menjadi tempat mereka menimba ilmu. 
Di akhir acara, Bayu berpesan kepada mahasiswa Unpas dan khusunya mahasiswa Teknik Industri, agar belajar dengan sungguh-sungguh sehingga bisa menjadi manusia yang bermanfaat. Sementara itu, untuk teman-teman angkatan 90, Bayu mengingatkan untuk terus menjaga silaturahmi.
Disinggung program sosial dari angkatan 90, Bayu menyebut bahwa mereka punya program Bapak Asuh. Nantinya program ini akan mewadahi anak-anak yatim piatu dari Angkatan 90 TMI Unpas.

dedenfirmansoemantri@gmail.com Silahkan untuk Memberi komentar
Published: By: Forumkomunikasifhunpas - Sunday, November 20, 2016

Salam Pengurus Tabloid Ika Unpas


Drs. H.Subur Dwiono. M.M
Ketua Umum IKA UNPAS
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji, syukur, dan terimakasih kepada Allah Subhannahu Wata’ala,  atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada hari ini kita dapat menghadiri acara yang penting dan amat membahagiakan kita semua, yakni Acara Sidang Terbuka Senat Universitas Pasundan Bandung (Unpas) dengan acara tunggal Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Gelombang ITahun Akademik 2015/2016. Acara yang diselenggarakan ini, dikemas sedemikikan rupa guna menumbuhkan nuansa kebahagiaan sekaligus kebanggaan bagi kita semua.
Berkaitan dengan acara wisuda ini, khususnya kepada para wisudawan/wati, saya atas nama pribadi dan segenap Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Unpas, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas semua prestasi yang telah ditunjukan, sehingga kalian berhasil menyelesaikan studi dengan  baik dan meraih gelar kesarjanaan dari berbagai strata dan bidang keilmuan yang ada di lingkungan Unpas.
Ucapan selamat juga saya sampaikan kepada seluruh keluarga, orang tua,orang tua asuh, penyedia beasiswa, atas kesuksesan yang diperoleh putra-putri Bapak dan Ibu sekalian, karena prestasi mereka tidak terlepas dari peran serta Bapak dan Ibu yang sehari-hari membimbing dan membina mereka dilingkungan keluarga maupun dilingkungan kampus.
Tidak lupa sekali lagi ucapan selamat, telah bergabung bersama IKA Unpas, dengan bergabung bersama kami diharapkan kita dapat menjalin dan merekatkan silaturahim antara sesama alumni Unpas dan kita dapat berkontribusi dalam membangun kemajuan Unpas yang kita cintai.
Selain itu, keberlangsungan Unpas dan IKA Unpas tidak bisa dilepaskan dari Paguyuban Pasundan. Paguyuban inilah yang mendirikan dan menjalankan roda kehidupan di Unpas. Dilihat dari pendiriannya, organisasi masyarakat inimerupakan organisasi berlatar budaya Sunda yang berdiri sejak tanggal 20 juli 1913, sehingga menjadi salah satu organisasi tertua yang masih eksis sampai saat ini.Keeksisan tersebut tidak lain disebabkan komitmen dan perjuangannya di dunia pendidikan. Sampai sekarang, Paguyuban Pasundan memiliki lembaga pendidikan yang sangat banyak di berbagai strata dari mulai SD, hingga perguruan tinggi seperti Unpas,STKIP Pasundan, STIE Pasundan, dan STH Pasundan. Selain di pendidikan,organisasi ini telah bergerak di bidang sosial-budaya, politik, ekonomi, kepemudaan, dan pemberdayaan perempuan.
Paguyuban pasundan di nakhodai oleh seorang pemimpin yang disebut ketua umum, dari sejak berdiri sampai sekarang sudah delapan belas (18) orang yang menjadi posisi sebagai ketua umum. Meskipun dari kedepan belas orang memiliki latar belakang yang beragam, mereka tetap memiliki satu tujuan, yaitu untuk terus memajukan serta berkontribusi di level nasional dan internasional.
Pada kepengurusan periode ini, ucapan selamat disampaikan kepada Didi Turmudzi, yang dilantik kembali sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Periode 2015-2020. Sebelum terpilih sebagai Ketua Umum Paguyuban Pasundan, Didi memiliki karir sebagai Rektor Universitas Pasundan (2008-2012) Sekretaris Paguyuban Pasundan (2005-2010) dan Ketua Umum Paguyuban Pasundan (2010-2015) dan terpilih kembali untuk periode (2015-2020).
Peran penting dari Alumni Unpas akhirnya memberikan kontribusi yang strategis pada periode kepengurusan Paguyuban Pasundan 2015-2020. Sehingga IKA Unpas termotivasi dalam memperbaiki sumber daya manusia atau kader-kadernya, bahkan IKA Unpas selama kepengurusan kedepan terus menjalin silaturahmi dengan Alumni untuk memperluas jejaring organisasi dalam memberikan support terhadap Universitas Pasundan bahkan kepengurusan Paguyuban Pasundan pada periode 2015-2020.
Berjalan lancarnya Pemilihan Ketua Umum Paguyuban Pasundan, tidak terlepas dari banyak pihak yang telah terlibat dan membantu menyukseskan kegiatan tersebut. Kontribusi yang tak bisa dielakkan datang IKA Unpas yang telah bahu membahu menyukseskan acara, baik dalam kepaanitiaan maupun kepersertaan di acara Pemilihan Ketua Umum.

(Drs. H. Subur Dwiono, M.M. merupakan Mantan Sekda Ciamis dan Alumni dari FISIP Unpas)
dedenfirmansoemantri@gmail.com Silahkan untuk Memberi komentar
Published: By: Unknown - Tuesday, January 05, 2016

komentar lintang mahasiswa baru tentang Unpas


Perkenalkan nama saya lintang dari bogor, sekarang berkuliah di kampus teknik unpas jurusan teknik lingkungan.

Awal masuk unpas, pertama lihat-lihat internet buat sekolah swasta gitu, ya pas di lihat pasundan mungkin bagus ya di tingkatan universitas indonesia dan daerah jawa barat. Waktu awal berkuliah disini ada tata tertib gitu yang nyunda,nyakola,nyantika dan nyantri.

Semoga unpas tambah maju, bagus dan orang-orang mentaati tata tertib  unpas yaitu nyunda, nyakola,nyantika dan nyantri. dan terus makin maju.



Silahkan untuk Memberi komentar
Published: By: Unknown - Monday, December 28, 2015

komentar rian mahasiswa baru tentang UNPAS




Perkenalkan nama saya rian asal dari NTT kuliah di fakultas teknik lingkungan angkatan 2014 , pertama masuk unpas itu saran dari kaka karena dia juga dari unpas jurusan planologi dan alasan saya masuk unpas karena tekniknya paling lengkap ya di unpas.
Kesan masuk unpas, nyunda banget dan saya pengen banget bisa bahas sunda,
Dan harapannya semoga unpas menjadi universitas yang dapat dipercaya sama masyarakat dan harus tetap mempertahankan prinsip nyunda nyakola, nyantika dan nyantri.

Silahkan untuk Memberi komentar
Published: By: Unknown - Monday, December 28, 2015

Pembentukan korda Ika unpas DKI jakarta

Pembentuka korda ikatan alumni universitas pasundan DKI jakarta
semoga menjadi wadah alumni unpas yang berada di jakarta untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi nya sehingga kekeluargaan unpas tetap kita jaga.

Published: By: Unknown - Saturday, March 07, 2015

Pelantikan Korda IKA unpas Sumedang


Pelantikan ikatan alumni universitas pasundan Korda Sumedang 
semoga menjadi wadah bagi para alumni universitas pasundan untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi yang dapat mengokohkan tali persaudaran antar alumni unpas

@deden firman fauzi
Published: By: Unknown - Saturday, March 07, 2015